Postingan

Menampilkan postingan dengan label yufive

Tuan Semu - Cerpen

Kau tau? Ungkapan jangan terlalu cepat membuka pintu, ada benarnya. Karena, kita tak pernah tau siapa yang akan menjadi tamu. Benar tamu atau penipu? Benar ingin singgah atau malah pindah? Bagaimana jika tiba-tiba peraduan kita diambil alih? Kesalahan ini juga yang sering dilakukan kebanyakan manusia di bumi. Termasuk aku. Aku terlalu cepat membuka pintu tanpa bertanya siapa gerangan di balik benda persegi panjang itu.  Suatu waktu, ia tiba-tiba datang. Entah apa maksud semesta membawanya padaku. Entah sebuah konspirasi atau bukan, aku juga tak mengerti. Tapi satu yang pasti. Aku senang sekali. Sebab seandainya alam sedang menjebakku pun, aku terjebak dengannya, bukan? Dengan ringan tanganku membuka pintu, lalu menyambutnya masuk. Dia yang sedang terluka, patah kaki dan juga hati. Membuatnya tak mampu melangkah lebih jauh mengejar apa yang ia perjuangkan selama ini. Dia dan wanitanya sudah tak sepenanggungan. Mereka, sudah tak beriringan. Ku coba untuk membasuh. Sampai airnya terli...

Kemas - Puisi

Gambar
  KEMAS Oleh: Yufive Ingat kata ku dulu yang ingin tetap disini? Walau sudah kau paksa pergi, untuk beberapa dekade aku masih disitu. Tak beranjak sama sekali Ku fikir, kau akan berbalik, membukakan pagar itu, lalu menyambutku Tapi sepertinya, semesta berkata lain Baiklah, kini ku ikuti mau mu Sebentar, ku kemas dulu tas ku Biar ku bawa pergi semua kenang Janji, takkan ku sisakan satu keping pun Ini. Kertas biru terakhir dari ku Maaf, membuat mu lama menunggu Menunggu ku benar-benar pergi dari hidupmu

Draft - Puisi

Gambar
  DRAFT Oleh: Yufive Satu, dua, tiga, tak terhingga Warna kuning untuk setiap foldernya Lambang bahagia dan kehangatan, katanya Tak apalah, siapa tau kau ikut terasa? Draft ku penuh Aku mengeluh "Dimana lagi kan ku taruh?" Seperti kata Eyang Sapardi, 'yang fana adalah waktu'. Maka habislah waktu ku dalam kefanaan tentang mu kau abadi, kau dan cerita ini.